Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

widgeo

Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer dan Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer dan Internet. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2011

10 Cara Mengatasi Komputer atau laptop Lambat

Berikut 10 Penyebab komputer atau laptop anda lambat dan cara mengatasinya.

1. Komputer lambat karena kekurangan Memory
Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer.

Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 1 GB.

2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut.

3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup.

Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke "System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.

Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Prosesexplorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.

Download Process Explorer disini

4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Untuk Windows Xp lokasi file tersebut ada di:"C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Temp" dan"C:\WINDOWS\Temp".

Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup.

5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.

Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya PCMAV Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.

6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk
Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
- hardisk low space
- hardisk yang terfragmentasi
- hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
- hardisk error / bad sector

Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
- upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
- lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
- hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
- perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.

8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.

9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network
Hal ini bisa terjadi karena traffic jaringan yang tinggi, hub atau switch yang hang atau adanya virus yang mencoba masuk ke sistem komputer kita. Untuk mengatasinya, coba lepas dan pasangkan kembali konektor RJ45 pada LAN Card atau Roset LAN, restart Switch / hub dan gunakan program Port scanner untuk melihat packet data apa saja yang masuk dan keluar dari komputer kita.

Senin, 28 November 2011

Mendeteksi Program Komputer yang Mengakses Internet

Anda mungkin bertanya kenapa perlu di deteksi, bukankan program yang akses internet itu browser, aplikasi instant messenger, aplikasi social networking client (twitdeck dll)?  Eits, belum tentu.
Bisa jadi aplikasi-aplikasi yang anda instal memerlukan (atau di-setting) otomatis melakukan update yang perlu mengunduh data dari internet, atau bisa jadi ada program sejenis virus di komputer anda yang bisa mengirim data-data ke alamat server internet tertentu. Wah, bisa bahaya tuh.
Deteksi ini akan sangat bermanfaat juga untuk menghemat biaya akses internet anda, terutama jika anda berlangganaan paket yang berdasar quota jumlah data  atau membeli per besar paket (Mbyte), karena quota anda mungkin justru terpakai oleh aplikasi yang tidak anda inginkan.
Nah, tips berikut dibawah ini akan memberikan beberapa pilihan untuk mendeteksi aplikasi apa saja yang mengakses internet :
  1. Menggunakan command prompt.
  2. memang pilihan ini hanya cocok untuk anda yang biasa menggunakan command prompt saja. Buka aplikasi command prompt dengan mengarahakan ke menu start di windows -> run kemudian ketik ‘cmd‘ (tanpa tanda petik). Setelah jendela command prompt terbuka ketikkan netstat pada saat koneksi internet anda aktif, kemudian sederet aplikasi port dan koneksi akan tertampil.
  3. Menggunakan Windows Network Resource Explorer
  4. Jika pilihan pertama terasa agak rumit membacanya, gunakan resource monitor yang sudah menjadi bawaan Windows 7 / Vista.  Pada Windows buka windows search box dengan mengetikkan “Tombol Windows+F” , kemudian ketikkan “perfmon” klik perfmon.exe pada hasil pencarian. Setelah terbuka, klik resource monitor seperti gambar dibawah
    Mendeteksi Program Komputer yang Mengakses Internet Image
    kemudian pilih tab network. Pada tab tersebut akan ditambil semua aktifitas yang berkaitan dengan koneksi network, termasuk pada internet.
    Mendeteksi Program Komputer yang Mengakses Internet Image
    Jika anda memenukan aplikasi yang mencurigakan atau tidak anda inginkan untuk mengakses network atau internet, klik kanan pada nama image aplikasi kemudia klik “end process” untuk mematikan aplikasi.
  5. Menggunakan TCPEye 1.0
  6. Mungkin cara ini adalah cara paling mudah dalam pengoperasiannya, dan bisa dijalankan juga pada Windows XP. Setelah anda unduh TCPEye, buka aplikasinya, kemudian aplikasi gratis ini akan menampilkan (dari kolom kiri ke kanan) : proses di komputer, server atau website yang dituju, lokas program di komputer dan nama aplikasinya. Tepatnya seperti ini :
    Mendeteksi Program Komputer yang Mengakses Internet Image
    Yang mengasyikkan dari TCPEye adalah kita dapat melihat daftar server website yang diakses beserta negara lokasi dimana server tersebut berada. Aplikasi yang lain biasanya hanya menunjukkan IPnya saja.  Seperti halnya pada network resource monitor, jika ada aplikasi yang mencurigakan, tinggal klik kanan untuk menhentikan proses aplikasi tersebut.

Uji Keamanan Akses Internet Dengan Axence Net Tools

Keamanan adalah sesuatu yang sangat didambakan setiap orang dalam segala hal, termasuk keamanan dalam mengakses jaringan internet. PC berkomunikasi ke dunia luar melalui port. Tiap komputer terdiri atas 65535 port.
Anda bisa membayangkan port ini sebagai kotak surat Anda. Setiap kotak surat memiliki alamat yang berbeda-beda. Apabila sebuah program ingin mengirim data ke komputer lain, ia harus mengirimnya melalui nomor port yang spesifik.
Kemudian komputer yang akan menerimanya juga harus menjalankan program yang sudah diatur untuk menerima data dari port yang telah ditentukan. Dengan demikian data yang dikirim tadi dapat dibaca oleh komputer lainnya.


Dalam dunia nyata, prosesnya tidak sesederhana itu. Kondisi port yang “terbuka” justru bisa dimanfaatkan para hacker untuk melakukan akses ilegal terhadap PC Anda maka diciptakanlah yang namanya firewall. Firewal dibuat untuk menutupi port yang tidak digunakan dan mengontrol penggunaan port aktif dari orang yang tidak berhak.
Setelah menginstal dan mengonfigurasi firewall, apakah PC Anda sudah aman? Jangan yakin dulu sebelum Anda mengujinya. Maka tidak ada salahnya apabila Anda mengujinya terlebih dahulu, untuk itu ikutilah langkah – langkah berikut ini untuk menguji seberapa tangguh PC Anda.
  1. Buka Internet Explorer, Firefox, Cometbird, Safari atau Google Chrome dan jelajahi situs http://www.grc.com/x/ne.dll?bh0kyd2.
  2. Setelah halaman web terbuka, arahkan pointer mouse ke tab [service] lalu pilih dan klik [ShieldsUP!] kemudian klik tombol [Proceed].
  3. Klik link [All Service Port] untuk memulai scan.
  4. Tak lama kemudian akan muncul jendela yang menguji tingkat keamanan web Anda. Jika terdeteksi baik maka akan muncul blok berwarna hijau atau biru. Namu jika ditemukan adanya port yang tebuka dan membahayakan, maka akan ditandai dengan tanda merah.
Uji Keamanan Akses Internet Dengan Axence Net Tools Image
Cara di atas sangat efektif  jika Anda ingin memindai PC pribadi. Jika kebetulan Anda memiliki jaringan dengan jumlah komputer yang banyak lalu mengunakan trik diatas, tentu sangat merepotkan. Solusinya, gunakan software Axence Net Tools(Axence Net Tools Pro4). Aplikasi ini dapat memindai semua port pada PC Anda yang terhubung ke jaringan. Lakukan langkah-langkah berikut untuk memindai jaringan komputer Anda :
  • 1. Unduh dan intal Axence Net Tools di http://www.axencesoftware.com/index.php?action=Downloads
    Uji Keamanan Akses Internet Dengan Axence Net Tools Image
  • Setelah Anda mengunduh dan menginstal Axence Net Tools, klik tombol Start, ketik nettools pada kolom pencarian dan tekan enter.
  • Setelah NetTools terbuka , klik opsi [Scan Host].
    Uji Keamanan Akses Internet Dengan Axence Net Tools Image
  • Pada boks Address, ketik localhost.jika anda ingin melakukan scanningterhadap komputer lain di dalam jaringan, ketik alamat IP-nya pada boks ini.
  • Atur port yang akan Anda scan. Di NetTools kalian memiliki lima opsi: Services, Ports (Well known), Ports (Well known-extended), Ports (Range), and Ports (Trojans). Namun pilihlah Ports [Range] untuk memindai semua port.
  • Tekan tombol [Scan] yang terdapat disebelah kotak alamat.
Sekarang anda bisa mengetahui tingkat keamanan komputer dan firewall menggunakan Axence Net Tools. Tetaplah berhati-hati saat berselancar di internet

Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7

Pernahkah anda berharap memiliki hard disk tambahan untuk menyimpan file? Atau ingin memiliki kapasitas tambahan untuk sharing file dengan orang lain melalui jaringan? Salah satu fitur menarik yang disediakan oleh Windows 7 adalah memungkinkan kita untuk membuat virtual hardisk drive yang akan membantu kita untuk membuat virtual drive baru pada komputer atau notebook yang kita miliki.
Virtual hard disk drive adalah sebuah media penyimpanan virtual yang memanfaatkan hard disk fisik yang ada di perangkat komputer kita. Dengan memanfaatkan teknologi ini, kita dapat mengatur hard disk virtual tanpa harus mengganggu drive yang lain.

Proses ini akan menciptakan sebuah drive baru pada perangkat komputer kita tanpa harus melakukan partisi ulang atau tambahan pada hard disk drive yang tentunya akan memperkecil resiko kehilangan data dari pada saat kita membuat partisi tambahan pada hard disk. Windows 7 akan membuat file .VHD baru yang menjadi isi seluruh file pada hard disk virtual dengan ukuran minimal 3MB.


Untuk memulai membuat sebuah virtual drive, kita dapat memulai dengan klik kanan pada Computer dan pilih Manage atau bisa juga dengan mengetikkan diskmgmt.msc pada kotak pencarian (Search) yang ada di Start Menu.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Selanjutnya, akan terbuka sebuah jendela baru Computer Management. Klik Action dan kemudian klik Create VHD.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Pilih direktori dimana anda ingin menyimpan file .VHD yang akan menyimpan virtual hard disk drive anda dan tentukan besarnya kapasits file dari hard disk virtual. Lakukan konfigurasi lainnya seperti pemilihan kapasitas virtual hard disk dynamic (kapasitas dapat berubah secara otomatis sesuai dengan isi di dalam hard disk virtual) atau fixed (kapasitas tetap dan tidak bisa berubah secara otomatis).
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Dalam disk management akan terlihat berapa kapasitas ruang hard disk yang tidak terpakai yang dapat digunakan sebagai virtual hard disk drive.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Untuk memulai menggunakan virtual hard disk drive, klik kanan pada disk tersebut kemudian pilih Initialize Disk.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Pada kotak Initialize Disk, pilih Master Boot Record kemudian klik OK.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Sekarang waktunya membuat volume virtual dengan cara klik kanan pada Unallocated Space dan pilih New Simple Volume.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Keluar jendela baru, The New Simple Volume Wizard. Ikuti step-by-step langkah tersebut.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Tentukan kapasitas ruang hardisk yang akan dipakai untuk virtual disk.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Pilih format disk yang akan dipakai, apakah menggunakan FAT, FAT32 atau NTFS. Beri tanda pada Perform Quick Format dan beri nama pada disk tersebut.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Klik Finish untuk mengakhiri semua langkah diatas.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Sekarang anda dapat mlihat virtual hard disk drive tadi di My Computer maupun di Computer Management.
Cara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 ImageCara Membuat Virtual Hard Disk Drive di Windows 7 Image
Virtual Hard Disk Drive ini adalah salah satu fitur baru yang akan menambah fungsi baru pada Windows 7. Anda dapat memanfaatkannya untuk sekedar menambah volume drive pada perangkat komputer yang anda pakai atau memanfaatkannya untuk berbagi file pada jaringan di tempat anda.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Cara Membuat Komputer Biar Gak Lemot

Sebagai pengguna komputer tentunya kita menginginkan mempunyai komputer yang mempunyai kinerja optimal, cepat dan stabil. Saya menyebutnya “komputer anti lelet”.  Dalam artikel perdana ini saya ingin berbagi pengalaman dengan pembaca blog fastncheap tentang bagaimana cara membuat komputer anti lemot dengan melakukan beberapa perawatan dan tune up sederhana terhadap komputer untuk meningkatkan kinerja windows.
Sebelum membuat komputer anti lemot, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa hal yang menyebabkan performa komputer kita lambat, sering hang bahkan muncul berbagai error yang meyebabkan komputer crash sehingga tidak nyaman lagi digunakan.   Beberapa hal paling umum yang dapat menyebabkan masalah pada komputer sehingga komputer kita terasa lelet kita diantaranya adalah:
  1. Mengabaikan Minimum Hardware Requirements, ketika menginstal  suatu aplikasi.
    Semua software / aplikasi mempunyai spesifikasi minimal hardware komputer yang diperlukan agar aplikasi tersebut dapat berjalan normal.  Dan kita ingat itu adalah spesifikasi minimal , jadi agar aplikasi tersebut bisa berjalan optimal spesifikasi komputer kita harus lebih tinggi dari system requirement  aplikasi tersebut.
  2. Overheating pada komponen hardware, beberapa komponen hardware yang sering terjadi overheat adalah Processor, Mainboard, VGA Card dan Power Supply. Overheat pada komponen hardware tersebut bisanya terjadi  karena tidak optimalnya kerja system pendingin (misalnya fan Processor),  komputer ditempatkan di ruangan yang memang mempunyai temperatur cukup tinggi atau bisa juga karena komputer yang dioperasikan 24 jam nonstop.
  3. Live time, hardware komputer juga tidak bisa melawan usia, terutama untuk komponen kapasitor pada mainboard dan hardisk. Secara umum komputer yang telah beroperasi diatas 5 tahun sudah saatnya diupgrade atau diganti baru.
  4. Terlalu banyak software yang diinstall, banyak proses yang berjalan di background, terdapat virus, malware dan spyware yang memakan resource Processor dan Memory yang pada akhirnya dapat menyebabkan komputer kita terasa sangat lelet.
Setelah kita mengetahui beberapa penyebab umum komputer menjadi lelet, maka saatnyalah sekarang kita mempersiapkan  dan melakukan beberapa langkah tune up windows untuk membuat komputer anti lelet.
  1. Ketahui spesifikasi komputer kita, jangan ragu untuk meng-upgrade komponen terutama untuk RAM yang masih dibawah 1 GB.  Apabila anda berminat membeli komputer baru, menurut saya spesifikasi minimal saat ini adalah komputer sekelas Intel Core 2 Duo, RAM DDR3 2 GHz,  Hardisk SATA 250 GB dan 530 Watt Power Supply.
  2. Bersihkan komponen hardware, buka casing CPU dan bersihkan debu yang menempel pada mainboard, fan dan peripheral lainya dengan menggunakan sikat halus dan vacum cleaner.
  3. Bila memang spek komputer kita pas-pasang instal-lah program yang benar-benar diperlukan saja. Ada baiknya juga untuk menggunakan program alternative yang mempunyai ukuran kecil dan tidak memakan banyak resource, diantaranya adalah:
    • Open Office,  untuk membuka dan mengedit dokumen
    • Foxit Reader, untuk membaca dokumen PDF
    • Opera Mini, untuk browsing  lebih cepat dan aman
    • 7 Zip untuk membuat dan membuka file kompresi
    • VLC Media Player untuk menjalankan file multimedia
  4. Bersihkan komputer dari virus, spyware dan malware dengan virus scanner seperti misalnya Norman Malware Cleaner, lalu install antivirus yang tidak memberatkan komputer, saya sendiri menggunakan avast free antivirus dan pastikan selalu update.
  5. Disable Automatic Update pada windows, sebagai gantinya download security update dan hotfix terbaru menggunakan Windows Update Downloader dari windowsupdatesdownloader.com
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  6. Disable windows services yang tidak digunakan, caranya adalah sbb:
    • Klik start – run – ketik: services.msc
    • Double klik pada service yang tidak dipakai, pada pilihan start up type pilih disable
    • Beberapa service windows yang bisaanya tidak terpakai diantaranya : Alerter, Clipbook, Distributed Link Tracking Client, Fast User Switching, Help and Support , Indexing Service, IPSEC Services,  Netmeeting Remote Desktop Sharing,  Portable Media Serial Number,  Remote Desktop Help Session Manager, Remote Procedure Call Locator, Remote Registry, Remote Registry Service, Secondary Logon, Routing & Remote Access, Server,  SSDP Discovery Service , Telnet,  TCP/IP NetBIOS Helper,  Upload Manager, Universal Plug and Play Device Host, Wireless Zero Configuration (bagi yang tidak menggunakan wireless device).  Untuk komputer yang tidak terhubung ke jaringan disable juga
      komputer Browser, Messenger, Windows Time .
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  7. Matikan beberapa aplikasi yang berjalan otomatis saat windows startup. Saya menggunakan tools Start Up Control Panel untuk mengontrol program apa saja yang perlu atau tidak perlu di load saat windows start up. Download programnya di www.mlin.net/StartupCPL.shtml, lalu jalankan dan disable beberapa service yang tidak diperlukan
    Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  8. Matikan System Restore pada beberapa partisi atau keseluruhan drive. Selain dapat meningkatkan kecepatan windows, mendisable fitur ini akan menghindari  boomerang yang terjadi karena adanya virus yang bercokol di file-file restore point.
    • Caranya: klik kanan icon My komputer – klik Properties – klik tab System Restore – check  Turn off system restore
    • Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  9. Bersihkan desktop dari shortcut dan file yang tidak sering terpakai. Untuk menyimpan file data sebaiknya simpan di folder atau drive tersendiri. Gunakan wallpaper yang tidak memakan banyak resource memory atau gunakan saja background warna pada tampilan desktop.
  10. Atur Visual Effects for Better Performance,
    • Caranya: klik kanan My komputer – klik Properties – klik tab Advance – pada menu Performance pilih setting,
      pada tab visual effect pilih Adjust for best Performance.
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  11. Bersihkan temporary file yang ada dilokasi C:Documents and Settings-namauser-Local Settings-Temp dan C:Windows-Temp
  12. Jalankan Disk Cleanup Wizard untuk meng-compress old file dan membersihkan file-file yang tidak diperlukan.
    • Caranya klik startrun – ketik : cleanmgr Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  13. Jalankan Disk Defragmenter secara teratur untuk merapikan kembali data-data yang tersimpan pada hardisk.
    • Caranya klik startrun – ketik : dfrg.msc
      Cara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  14. Jalankan tools Checkdisk untuk memastikan struktur file dan direktory pada hardisk bebas dari error.
    • Caranya : Buka Windows Explorer, Klik kanan pada hardisk yang aka di scan, pilih Properties,  pilih tab Tools, pilih Error Checking, klik Check Now.
    • check Automatically fix file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sectorCara Membuat Komputer Anti Lelet Image
  15. Install ulang Windows dan Aplikasi.  Apabila dirasa komputer sudah terlalu banyak masalah, inilah jurus terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat komputer kita kembali ke performa awal, selamatkan semua data ke partisi atau hardisk yang lain lalu mulai lagi semuanya dari awal, reinstall Windows dan program aplikasi lainnya.
Demikianlah sedikit cara perawatan dan tune up windows untuk membuat komputer kita selalu bekerja optimal alias anti lelet.  Dalam artikel ini saya masih menggunakan sistem operasi Windows XP, meskipun beberapa tips diatas pada prinsipnya dapat juga diterapkan pada OS yang lain.


Tips Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File

Anda pernah punya keinginan utuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file? Jika jawabannya YA maka redirect PDF merupakan software yang bisa anda gunakan untuk melakukannya.
Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
Selain untuk menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mengencrypt file PDF yang akan meminta password ketika anda membuka file PDF.
Berikut langkah-langkah bagaimana cara menggabungkan beberapa file PDF menjadi satu file saja :
  • Pertama, download aplikasi PDF Redirect dari official website-nya di http://www.exp-systems.com/PDFreDirect/Downloads.htm (Saat melakukan pengujian, kami menggunakan PDF Redirect Versi 2.50).
  • Install aplikasi yang telah anda install tadi di komputer yang anda pakai. Tampilannya mirip dengan windows explorer sehingga tidak akan menyulitkan orang yang akan menggunakannya.
  • Cari file PDF yang ingin anda gabungkan.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Klik salah satu file PDF dan klik tombol + (plus) di bagian bawah nama file. Cari file lain yang ingin anda gabungkan dan lakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Tidak ada batasan berapa banyak file yang ingin anda gabungkan.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Beri nama file hasil penggabungan pada bagian PDF Output Filename.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Tentukan folder dimana anda menyimpan file hasil penggabungan dengan memilih folder seperti saat pertama kali mencari file PDF.
  • Jika diperlukan, beri password pada file PDF tersebut dengan cara memberikan check box pada bagian Security, dan masukkan password dari file PDF anda.
    Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image
  • Terakhir, klik tombol Save.
Selesai sudah, beberapa file PDF anda telah tergabung menjadi satu file. Jika menggunakan fasilitas Encrypt File, anda harus memasukkan password terlebih dahulu ketika akan membuka file PDF.

Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image

Jika salah memasukkan password, file PDF tidak akan terbuka dan anda akan diminta kembali untuk memasukkan password yang benar.

Cara Menggabungkan Beberapa File PDF Menjadi Satu File Image

Selamat mencoba

Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP

Seperti kita ketahui, windows 7 memiliki fitur keamanan yang lebih baik dari windows generasi sebelumnya. Karena itu juga, cara system menangani file maupun folder juga sedikit berbeda. Terlebih lagi jika berhubungan dengan jaringan, banyak perbedaan dan perubahan pada struktur maupun tingkat keamanan user pada folder jaringan.
Bagi yang sering berbagi pakai file menggunakan windows XP, mungkin akan sedikit merasa kesulitan saat ingin share folder di komputer yang memakai sistem operasi windows 7. Berikut kami sampaikan bagaimana cara melakukannya. (Saat melakukan percobaan, kami menggunakan Windows XP Professional dan Windows 7 Ultimate Edition).


Setting sharing file pada windows 7 ultimate edition
  • Pastikan PC windows 7 dan XP memiliki group yang sama. (Pada dasarnya hal ini bukan harga mutlak, tetapi akan lebih mudah jika anda membuat group yang sama untuk menghubungkan kedua perangkat komputer).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Buka Control Panel, pilih Network and Internet dan lanjutkan dengan klik Network anda Sharing Center.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Klik Change Advanced Sharing Setting dan rubah semua setting agar mengijinkan komputer lain bisa mengakses komputer windows 7 ini. Kalau perlu, jangan gunakan pilihan password protection sharing agar orang yang mengakses komputer anda tidak perlu lagi mengakses menggunakan password (Demi keamanan data-data anda, jangan pernah gunakan pilihan ini pada jaringan publik seperti hotspot di kafe, mall atau wilayah publik yang lain).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Setelah itu, klik Save Changes.
  • Lanjutkan dengan membuat folder yang akan di share dengan komputer lain.
  • Buka windows explorer dan buat folder baru. Klik kanan folder tersebut dan pilih properties.
  • Klik tab Sharing diikuti dengan klik tombol Share.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Pada menu drop down, tambahkan user yang diizinkan untuk mengakses folder (Pada contoh kali ini kami menggunakan Evryone, yang intinya semua orang bisa akses tanpa melalui autenstikasi dan password).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Tambahkan tingkat perizinan pada user Everyone, apakah hanya bisa membaca saja atau bisa juga menambahkan file (menulis).
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Terakhir, klik share dan di ikuti dengan klik tombol Done.
Setting sharing file pada windows xp professional
  • Buka windows explorer dan buat folder baru yang akan digunakan untuk sharing file.
  • Klik kanan folder tersebut dan pilih properties.
  • Klik tab Sharing dan beri tanda check pada bagian Share this folder on the network.
    Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
  • Jika anda mengizinkan orang lain untuk menulis atau menghapus file pada folder tersebut, beri tanda pada bagian Allow network users to change my files.
  • Terakhir kali, klik tombol OK.
Pembuktian hasil setting folder sharing
Coba anda akses folder windows 7 melalui windows XP. Caranya, buka Control Panel, Network Connection, My Network Places. Cari dan klik dua kali nama komputer dari windows 7. Klik folder sharing dan coba anda ambil data dari sana. Jika anda mengizinkan akses read-write, coba anda lakukan penulisan. Bisa dengan cara membuat folder baru atau mencoba mencopy file dari komputer XP ke folder tersebut.

Sekarang kembali ke komputer yang ber-OS windows 7. Buka windows explorer, klik network pada bagian kiri paling bawah, kemudian pilih komputer yang terinstall windows 7. Disitu anda akan melihat sebuah folder yang telah di share. Coba akses dan ambil beberapa file pada foler tersebut. Jika anda tadi memberikan akses read-write pada Allow network users to change my files, maka anda bisa mencopy, menambah maupun menghapus file pada folder share tersebut.
Share Folder Jaringan Antara Windows 7 dan XP Image
Selesai sudah tips kali ini. Anda bisa menghubungkan komputer windows 7 dengan windows XP tanpa harus meminta bantuan seorang administrator jaringan.

Selamat mencoba

Cara Mempercepat Booting Windows 7

Waktu booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows 7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir. Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-time Windows Anda menjadi lebih cepat.
Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer. Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP saya sendiri berikut ini:
  • Pertama download dulu installer-nya (dalam bentuk zip) di sini.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah selesai, dobel klik file zip tersebut, kemudian dobel klik file installer didalamnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Next ketika muncul window Installation Wizzard.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih “I accept the license agreement”, lalu klik Next.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Bila muncul window User Account Control (UAC), klik saja Yes.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah proses instalasi selesai, tampilan awal Boot Racer akan muncul. Klik saja di gambar stop watch tersebut.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Yes untuk restart.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada saat memasuki Desktop, di sebelah kanan bawah akan muncul window kecil yang menunjukkan boot-time. Klik See why… untuk melihat detailnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Time To Logon adalah waktu sejak laptop menyala (Start) sampai ke menu Logon (karena saya menggunakan password untuk masuk ke Windows 7, sehingga pada saat booting mampir dulu ke menu Logon). Time to Desktop merupakan total waktu dari mulai Start sampai Desktop siap digunakan. User Logon Waiting Time merujuk pada jumlah waktu selama berada di menu Logon (untuk mengisi password). Klik Show History untuk melihat ringkasannya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Di sini terlihat bahwa ada dua parameter utama yang digunakan Boot Racer, yaitu Time to Logon dan Time from Logon to Desktop.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa boot-time Windows 7 di laptop HP saya adalah 76 detik, dan mendapatkan rating Good. Waktu 6 detik untuk memasukkan password selama di menu Logon (User Logon Waiting Time), tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk menentukan kecepatan boot-time secara keseluruhan (Time to Desktop).
Cara kedua untuk menghitung boot-time adalah dengan memeriksa Boot Time Logs melalui Windows Tools. Berikut saya tunjukkan ilustrasinya dengan menggunakan laptop HP saya sebagai contoh:
  • Masuk ke Control Panel, lalu klik System and Security.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik View event logs pada bagian Administrative Tools.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada panel sebelah kiri, pilih ke Event Viewer -> Applications and Services Logs -> Microsoft -> Windows -> Diagnostics-Performance -> Operational. Pada panel tengah bagian atas, pilih baris dengan Event ID 100 dan Date and Time paling akhir. Lalu perhatikan nilai Boot Duration pada panel tengah bagian bawah. Inilah waktu booting (dalam mili-detik) yang terjadi pada saat booting terakhir.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari contoh di atas terlihat bahwa berdasarkan Boot Time Logs, boot-time laptop HP saya adalah sekitar 121 detik atau sekitar dua menit. Hal ini juga menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara cara pertama (dengan Boot Racer) dengan cara kedua ini sangat berbeda, padahal keduanya mengacu pada booting yang sama. Hal ini wajar saja karena metode pengukuran yang digunakan memang berbeda, sebagaimana ditunjukkan oleh diagram berikut ini.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Yang perlu dipahami selanjutnya adalah bahwa sejak laptop/komputer menyala sampai ke menu Logon (Time To Logon), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan hardware, seperti misalnya: memory check, boot device check, loading driver (ini terjadi pada saat animasi logo Windows 7 ditampilkan), dll. Sehingga kunci untuk menghemat waktu di sini adalah adalah dengan mengubah setting-an BIOS untuk menghilangkan pengecekan dan delay-delay yang tidak perlu. Selain itu, menghilangkan animasi logo Windows 7 juga bisa sedikit mempercepat Time To Logon ini.
Sebaliknya, sejak dari menu Logon sampai Desktop siap digunakan (Time From Logon To Desktop), proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan software yang ada di laptop/komputer. Banyak program-program yang kita gunakan, tanpa kita sadari, men-setting dirinya supaya dipanggil (di-load) pada saat awal masuk Windows (Startup). Semakin banyak program yang di-load saat Startup, semakin lama waktu yang dibutuhkan sebelum Desktop siap digunakan. Dengan demikian, kunci untuk menghemat waktu di sini adalah dengan mengurangi jumlah program yang di-load pada saat Startup.
Nah, sampai disini Anda tentu sudah paham mengenai seluk-beluk per-booting-an Windows, dan proses apa saja yang terjadi baik sebelum maupun sesudah Logon. Jika Anda tidak men-set password Windows 7 Anda, maka tentu saja menu Logon ini tidak akan muncul. Namun demikian proses yang terjadi tetaplah sama.
Kini tibalah saatnya saya memberikan tips & trik untuk mempercepat boot-time Windows 7. Langkah-langkah di bawah ini disertai dengan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP milik saya sendiri pada saat menerapkannya. Di laptop/komputer Anda bisa jadi tampilannya agak sedikit berbeda, namun konsep dasarnya tetaplah sama. Berikut langkah-langkahnya:
  • Tekan Windows+R untuk memunculkan Run, ketik “msconfig”, lalu tekan Enter untuk memunculkan window System Configuration.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih tab Boot, dan centang/contreng di bagian No GUI boot. Ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu. Kalau sudah, klik Advanced Options.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Centang/contreng pada bagian Number of processors dan lalu pilih angka paling besar di bagian bawahnya. Jumlah angka disini bisa berbeda, tergantung jenis processor yang digunakan. Laptop saya masih menggunakan dual core karenanya angka maksimalnya cuma 2. Bila Anda menggunakan quad core, i3 core, i5 core, i7 core, tentu jumlah angkanya akan berbeda. Pastikan Anda memilih angka yang terbesar! Jika sudah klik OK untuk kembali ke window System Configuration.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pilih tab Startup. Di sini terlihat program-program apa saja yang di-load Windows pada saat Startup. Pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil. Program yang jarang digunakan atau tidak terlalu penting sebaiknya tidak perlu dicentang/dicontreng agar boot-time bisa dihemat. Jika ragu, Anda bisa memeriksa bagian Manufacturer dan Command untuk bisa lebih memastikan. Klik Apply lalu OK jika sudah selesai memilih-milih.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Klik Restart untuk melanjutkan.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada saat restart, bersiap-siaplah untuk masuk ke BIOS dengan menekan tombol untuk masuk BIOS. Tiap merek laptop/komputer biasanya mempunyai tombol BIOS yang berbeda. Di laptop HP saya, untuk masuk BIOS saya harus menekan F10.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah masuk BIOS, carilah option-option yang berkaitan dengan booting dan bisa menghemat boot-time. Tampilan tiap BIOS pasti berbeda. Di sini saya berikan contoh tampilan BIOS laptop HP saya pada bagian System Configurations -> Boot Options. Lihat bagaimana saya menaruh harddisk (Notebook Hard Drive) di urutan teratas pada Boot Order, sekaligus men-disabled option boot lainnya yang tidak penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan delay juga saya set menjadi nol.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Pada beberapa BIOS, biasanya terdapat option Quick Boot Mode. Set option ini menjadi Enabled bila terdapat di BIOS Anda. Berikut ini adalah contoh ilustrasi yang saya ambil dari internet (karena di BIOS laptop HP saya tidak ada option ini).
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
  • Setelah selesai pastikan untuk men-Save perubahan yang sudah dilakukan kemudian keluar dari BIOS. Selesai sudah langkah-langkah untuk mempercepat booting Windows, dan sekarang tinggal melihat hasilnya.
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
HASIL
Ilustrasi di atas pada dasarnya menggambarkan penerapan tips & trik untuk mempercepat booting Windows 7 yang sudah saya uji cobakan sendiri di laptop HP saya. Begitu keluar dari BIOS dan masuk ke Windows lagi, berikut hasil yang saya dapatkan:
Boot Racer
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Dari gambar di atas terlihat bahwa boot-time saya sekarang menjadi 49 detik, yang artinya terjadi penghematan 27 detik dari sebelumnya. Rating boot speed saya pun menjadi Excellent. Sungguh luar biasa!
Boot Time Logs
Cara Mempercepat Booting Windows 7 Image
Terlihat bahwa boot-time saya kini menjadi sekitar 63 detik, dari yang sebelumnya 121 detik. Jadi ada penghematan yang signifikan pula apabila dilihat dari catatan Boot Time Logs Windows 7.

 Selamat mencoba!