Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

widgeo

Jumat, 16 Desember 2011

Mematian Progam Not Responding Secara Otomatis

Pernahkah anda mengalami di mana program yang kita buka mengalami not responding?


Jika pernah, tentunya kejadian seperti ini sangat menjengkelkan.
Jika sudah demikian kita harus melakukan pe-nonaktifan program yang mengalami "kemacetan" tersebut .

Dengan mengotak-atik registry, kita dapat mematikan program not responding secara otomatis.

Jika tertarik, silakan ikuti tips berikut ini.
Langkah-langkah mematikan secara otomatis program not responding melalui Registry Windows adalah sebagai berikut.
  1. jalankan registry dengan cara klik Start >> Run >> kemudian ketikkan "regedit" kemudian ENTER atau OK sehingga muncul jendela Registry Editor.
  2. klik HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
  3. pada panel sebelah kanan, cari dan klik double pada "AutoEndTasks" hingga muncul jendela Edit String, seperti di bawah ini.

    4.  ganti value datanya menjadi 1.

    5.  tutup registry Windows.

    6.  restart computer.

Mengenal Sistem RUN pada Windows

RUN pada sistem operasi windows berfungsi untuk membuka suatu sistem yang berada lingkungan windows, baik itu berupa program, aplikasi, file, folde dan lain-lain. Hanya dengan menekan logo windows + R maka menu run akan muncul selanjutnya anda bisa membuka semua sistem, program ataupun aplikasi yang berada pada windows dengan memasukan perintah pada menu run tanpa harus berputar-putar mencarinya terlebih dahulu.

Berikut ini Perintah-Perintah RUN Pada Sistem Operasi Windows yang perlu anda ketahui:
  1. notepad = Notepad
  2. write = Wordpad
  3. calc = Calculator
  4. cmd = Command Prompt
  5. control = Control Panel
  6. regedit = Registry Editor
  7. taskmgr = Task Manager
  8. msconfig = System Configuration Utility
  9. control netconnections = Network Connections
  10. firewall.cpl = Windows Firewall
  11. devmgmt.msc = Device Manager
  12. hdwwiz.cpl = Add Hardware Wizard
  13. appwiz.cpl = Add/Remove Programs
  14. control admintools = Administrative Tools
  15. wscui.cpl = Security Center
  16. sndvol = Volume/Sound
  17. timedate.cpl = Date / Time Properties
  18. dxdiag = Direct X Troubleshooter
  19. desk.cpl = Display Properties
  20. control printers = Printers and Faxes
  21. sysdm.cpl = System Properties
  22. mstsc = Remote Desktop
  23. charmap = Character Map
  24. gpedit.msc = Local Grup Policy Editor
  25. services.msc = Services
  26. osk = On Screen Keyboard
  27. wmplayer = Windows Media Player
  28. magnify = Windows Magnifier
  29. msnsgs = Windows Messenger
  30. mobsync = Microsoft Syncronization Tool
  31. narrator = Microsoft Narrator
  32. explorer = Windows Explorer
  33. photoshop = Adobe Photoshop
  34. firefox = Mozilla Firefox
  35. mspaint = Microsoft Paint
  36. winword = Microsoft Word
  37. excel = Microsoft Excel
  38. powerpnt = Microsoft Power Point
  39. nero = Nero
  40. shutdown = Shuts Down Windows

    Cara Repair Windows XP yang Corup.

    Komputer sebagai alat untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dlam menyelesaian tugas, tapi apa jadinya jika komputer kita tiba-tiba saja rusak apa yang harus kita lakukan, jika kita instal atau format ulang maka kita akan disibukan dengan install menginstall window dan aplikasi yang lain solusinya tidak lain adalah kita harus melakukan repair window yang rusak.

    adapunya caranya sebagai berikut  :
    1. Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
    2. Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
    3. Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
    4. Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
    5. Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R Ini akan memulai perbaikan.
    6. Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
    7. Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
    8. Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
    9. Ketika ditanya, klik tombol Next
    10. Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
    11. Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
    12. Komputer akan restart.
    13. Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
    14. Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
    15. Selesai
    Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada. Pesan error repair pada window XP
    • NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
      Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
    •  
      1. Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
      2. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
      3. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
      4. Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada. Tulis: CD i386
      5. Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
      6. Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
      7. Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
    • HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
      1. Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
      2. Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
      3. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
      4. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
      5. Tulis: bootcfg /list
      6. Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
      7. Tulis: bootcfg /rebuild Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
      8. Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
    • Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
      Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
      “Windows could not start because the following files is missing or corrupt \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
      1. Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
      2. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
      3. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
      4. Masukkan password administrator jika diperlukan.
      5. Kemudian masuk ke c:\windows\system32\config dengan cara Tulis: cd \windows\system32\config
      6. Copy system bila yang rusak system dengan cara ketik: copy\windows\repair\system
      7. Copy software bila yang rusak bagian software dengan cara ketik: copy\windows\repair\software
      8. Tekan huruf Y apabila ada pertanyaan mereplace file system yang lama.
      9. Ketik Exit dan keluarkan CD Anda.
    • NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
      Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
      1. Untuk partisi tipe FAT
        Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
      2. Untuk partisi tipe NTFS
        • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
        • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
        • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
        • Masukkan password administrator jika diperlukan.
        • Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
        • Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
        • Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
        • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

    Senin, 12 Desember 2011

    10 Cara Mengatasi Komputer atau laptop Lambat

    Berikut 10 Penyebab komputer atau laptop anda lambat dan cara mengatasinya.

    1. Komputer lambat karena kekurangan Memory
    Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer.

    Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 1 GB.

    2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
    Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

    Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut.

    3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
    Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup.

    Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke "System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.

    Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Prosesexplorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.

    Download Process Explorer disini

    4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
    Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Untuk Windows Xp lokasi file tersebut ada di:"C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Temp" dan"C:\WINDOWS\Temp".

    Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup.

    5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
    Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.

    Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya PCMAV Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.

    6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk
    Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
    - hardisk low space
    - hardisk yang terfragmentasi
    - hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
    - hardisk error / bad sector

    Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
    - upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
    - lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
    - hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
    - perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

    7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
    Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.

    8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
    Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.

    9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
    Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

    10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network
    Hal ini bisa terjadi karena traffic jaringan yang tinggi, hub atau switch yang hang atau adanya virus yang mencoba masuk ke sistem komputer kita. Untuk mengatasinya, coba lepas dan pasangkan kembali konektor RJ45 pada LAN Card atau Roset LAN, restart Switch / hub dan gunakan program Port scanner untuk melihat packet data apa saja yang masuk dan keluar dari komputer kita.